Cegah Ransomware WannaCry dengan Solusi Perlindungan Dari Trend Micro

Serangan ransomware melanda puluhan Negara di dunia termasuk Indonesia. Berdasarkan analisis, ransomware ini tampaknya mengambil celah keuntungan dari kerentanan dari Microsoft (MS17-010-“Eternalblue”) yang terkait dengan peran dari kelompok hacker bernama The Shadow Broker.

Serangan ransomware melanda puluhan Negara di dunia termasuk Indonesia. Berdasarkan analisis, ransomware ini tampaknya mengambil celah keuntungan dari kerentanan dari Microsoft (MS17-010-“Eternalblue”) yang terkait dengan peran dari kelompok hacker bernama The Shadow Broker.

Karena serangan mengeksploitasi kerentanan dari Microsoft, pengguna dihimbau supaya  menonaktifkan SMB di lingkungan mereka bekerja baik melalui GPO atau menggunakan petunjuk yang disediakan oleh Microsoft. Selain itu, pelanggan disarankan untuk memastikan bahwa mereka memiliki semua patch terbaru untuk sistem operasi terutama yang berkaitan dengan MS17-010.

Ransomware memang sangat canggih. Malware ini tak seperti virus atau malware yang biasa menjangkiti komputer-komputer di seluruh dunia. Oleh sebab itu tak heran jika korban akibat Ransomware ini terus saja berjatuhan dan mereka diperas uangnya. Sebagian besar dari korban pemerasan tersebut secara tak sengaja mengunduh Ransomware ke komputer mereka ketika sedang browsing ke situs-situs dewasa, situs berbahaya ataupun ke situs-situs palsu.

Sekali saja Ransomware terunduh dalam bentuk ekstensi dokumen atau bentuk kompresi, maka malware tersebut akan mengunci semua file, data dan bahkan tampilan monitor PC Anda. Pada dasarnya Ransomware dipergunakan untuk menyerang komputer perkantoran, workstation dan juga sistem komputer lain di perusahaan-perusahaan. Tentunya hal ini sangat berbahaya karena perusahaan selalu menyimpan file-file penting mereka di komputer.

Dan akan menjadi suatu ancaman jika file-file rahasia perusahaan tersebut jatuh ke tangan kompetitor atau bahkan tak bisa dibuka kembali karena telah dikunci oleh malware Ransomware tersebut. Tentunya pembuat dan penyebar Ransomware akan meminta tebusan yang cukup banyak  untuk mendapatkan kembali file-file sangat berharga tersebut. Trend Micro Security menyediakan fitur baru untuk melindungi file dan memori. Fitur baru ini bernama “Folder Shield” yang mampu memblokir ancaman ransomware yang mengintai atau menyusup ke dalam website, tersembunyi di email spam ataupun terbungkus walware lain. Trend Micro dapat mencegah ransomware mengenkripsi permanen file di dalam PC.

Trend Micro secara khusus telah memantau perkembangan terakhir dari ransomware WCRY atau WannaCry yang telah menginfeksi beberapa organisasi serta instansi di seluruh dunia. Untuk perlindungan, Trend Micro merekomendasikan untuk perlindungan berlapis serta menyeluruh pada email, server, keamanan jaringan guna memastikan bahwa semua potensi untuk titik masuk agar dapat terlindungi dari serangan serta memberikan solusi dan perlindungan terhadap ancaman. Hal ini merupakan standard minimum yang disarankan untuk upaya perlindungan terhadap ancaman ransomware.

Untuk mengetahui lebih lanjut cara mendapatkannya, kunjungi
http://asiadigi.com/promo/get/MYREPUBLICFTM